Login
Login
Desain atrium mall dengan implementasi well index dan tipe penutup atap terhadap kinerja pencahayaan alami
Dominasi aktivitas manusia di dalam ruangan dan tren bangunan berdenah dalam menciptakan tantangan dalam mendistribusikan cahaya alami ke inti bangunan. Strategi atrium sering digunakan sebagai solusi; namun, desain yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah kenyamanan visual. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain atrium dengan menganalisis interaksi antara proporsi geometris (Indeks Sumur) dan jenis penutup atap pada kinerja pencahayaan alami. Menggunakan metode eksperimental kuantitatif melalui simulasi digital Climate Studio, studi ini menguji empat jenis penutup atap terhadap berbagai variasi Indeks Sumur (WI). Hasil simulasi menunjukkan bahwa tipologi Skylight 50% (WI 2) dan Monitor 1/3 (WI 1) mencapai kinerja optimal, menghasilkan iluminasi rata-rata 272 lux dan sDA global sekitar 20%. Kinerja ini dianggap efektif karena memberikan pencahayaan alami yang memadai sekaligus secara signifikan mengurangi risiko silau. Implikasi desain menunjukkan bahwa untuk bangunan atrium berdenah dalam, membatasi rasio bukaan atap (hingga 50% atau menggunakan monitor) sangat penting untuk menyeimbangkan kenyamanan visual dengan kecukupan pencahayaan, daripada mengejar target sDA maksimal yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan visual.
Program Studi Magister Arsitektur
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S2
Tesis/Theses
Tesis No. 00000073/MARS/2026; Ericka Rosaliem (B22250003)
Similar collections by subject
Close
Download QR code