Mengungkap lebih banyak, membayar lebih mahal: intensitas investasi meningkatkan dampak pengungkapan modal intelektual terhadap biaya modal

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan modal intelektual dan intensitas investasi terhadap cost of capital. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis peran moderasi intensitas investasi dalam hubungan antara pengungkapan modal intelektual dan cost of capital. Desain/metode penelitian - Penelitian ini dilakukan pada perusahaan dalam industri perhotelan dan pariwisata di Indonesia atau Malaysia. Terdapat 371 perusahaan dalam industri tersebut yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan 272 perusahaan yang terdaftar di Bursa Malaysia. Periode observasi penelitian adalah tahun 2018 2024 dengan kriteria sampel berupa kelengkapan data pengungkapan modal intelektual dan data keuangan, sehingga diperoleh total 643 firm-years. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode weighted least squares dengan panel effect. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan modal intelektual dan intensitas investasi meningkatkan cost of capital. Selain itu, intensitas investasi terbukti memperkuat pengaruh positif pengungkapan modal intelektual terhadap cost of capital. Kreditur dan pemegang saham memandang bahwa pengungkapan modal intelektual dalam laporan tahunan hanya bertujuan untuk memenuhi regulasi dan tidak memberikan manfaat tambahan bagi investor. Keterbatasan hasil penelitian/implikasi penelitian – Penelitian ini terbatas pada industri perhotelan dan pariwisata di Indonesia yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap aset tak berwujud yang seharusnya selaras dengan modal intelektual. Di sisi lain, belum terdapat standar baku pengungkapan modal intelektual dalam industri perhotelan, sehingga memungkinkan terjadinya inkonsistensi antarperusahaan. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan kerangka ini dengan melakukan perbandingan lintas negara maupun lintas industri. Originalitas/Value penelitian – Hasil penelitian ini berkontribusi dalam memperluas bukti empiris teori sinyal (signalling theory). Dalam konteks investasi yang tinggi, investor dapat menafsirkan pengungkapan modal intelektual sebagai sinyal ketidakpastian investasi, sehingga menuntut tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis industri perhotelan dan pariwisata di Indonesia.

MARIA MAGDALENA; CALYSTA AURERIA STEFARI Sany (Advisor 1); Saarce Elsye Hatane (Advisor 2); Prof. Dr. Dra. Juniarti, M.Si., Ak. (Examination Committee 1); Dr. Yulius Jogi Christiawan, S.E., M.Si., Ak. (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 32011231/AKT/2026; Maria Magdalena (D12220036); Calysta Aureria Stefari (D12220082) CAPITAL COSTS; INVESTMENT ANALYSIS

Files