Login
Login
Pentingnya integrasi servant leadership dan organizational agility terhadap green performance pada perusahaan manufaktur di Indonesia
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk memperluas kajian terdahulu mengenai pengaruh praktik kepemimpinan pelayanan terhadap kinerja lingkungan (green performance) di sektor manufaktur Indonesia, dengan menelaah secara empiris peran mediasi dari kelincahan organisasi (organizational agility). Riset ini berupaya menyajikan bukti yang kuat mengenai bagaimana kepemimpinan pelayanan dapat meningkatkan adaptabilitas dan fleksibilitas organisasi yang pada akhirnya berdampak signifikan terhadap pencapaian keberlanjutan. Desain/metode penelitian - Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan kausal. Sampel diperoleh dari 300 karyawan tetap yang telah bekerja lebih dari lima tahun pada perusahaan manufaktur di Indonesia yang termasuk dalam kategori SES (Socio-Economic Status) menengah hingga tinggi. Hubungan antar variabel utama dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.1.2. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang menerapkan kepemimpinan pelayanan secara optimal memiliki tingkat kelincahan organisasi yang tinggi, yang secara signifikan meningkatkan kinerja lingkungan. Selain itu, kelincahan organisasi secara efektif memediasi hubungan antara kepemimpinan pelayanan dan kinerja lingkungan, dengan memfasilitasi praktik berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya kepemimpinan pelayanan tidak hanya memperkuat dinamika internal organisasi, tetapi juga mendorong tanggung jawab dan keberlanjutan lingkungan jangka panjang. Keterbatasan hasil penelitian/implikasi penelitian – Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dengan menekankan kebutuhan implementasi program pengembangan kepemimpinan pelayanan dan inisiatif kelincahan organisasi guna mendorong praktik berkelanjutan. Organisasi perlu memprioritaskan pemberdayaan karyawan, pengambilan keputusan cepat, serta responsivitas terhadap isu ekologis. Secara sosial, pendekatan ini mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan Indonesia dengan menunjukkan keselarasan antara kesuksesan bisnis dan pengelolaan lingkungan, sekaligus menyediakan model operasional bagi industri untuk menyinergikan fleksibilitas dengan tanggung jawab ekologis jangka panjang. Namun, temuan memiliki keterbatasan generalisasi karena lingkupnya terbatas pada perusahaan manufaktur Indonesia. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji dinamika lintas budaya dan implementasi spesifik sektor (jasa, teknologi, korporasi multinasional), serta mengeksplorasi faktor mediasi/moderasi seperti kapabilitas digital (keselarasan strategis, pengambilan keputusan berbasis data), perilaku kewargaan organisasi, orientasi jarak kekuasaan, kapasitas inovasi, dan budaya belajar guna memperkaya wawasan. Originalitas/Value penelitian – Temuan ini mengisi kekosongan literatur yang ada dengan menyajikan bukti empiris baru mengenai keterkaitan antara kepemimpinan pelayanan dan kinerja lingkungan, dengan kelincahan organisasi sebagai variabel mediasi—topik yang belum pernah dikaji dalam konteks sektor manufaktur Indonesia. Kelincahan organisasi menunjukkan dampak positif yang nyata terhadap fleksibilitas operasional dan pencapaian tujuan ekologis, berdasarkan gaya kepemimpinan yang menekankan pada dukungan dan pemberdayaan dalam peran supervisi.
Program Business Accounting
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Skripsi No. 32011194/AKT/2025; Chen Oktavia Wijaya (D12210191), Christy Christhio (D12210163)
Similar collections by subject
Close
Download QR code