Perancangan game edukasi duck syndrome untuk mahasiswa di Surabaya
Masa perkuliahan merupakan fase transisi yang penuh tantangan bagi mahasiswa, baik secara akademis maupun emosional. Salah satu permasalahan psikologis yang sering tidak disadari adalah Duck Syndrome, yaitu kondisi di mana seseorang tampak tenang dan terkontrol dari luar, tetapi sebenarnya sedang berjuang keras secara mental di dalam dirinya. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah game edukasi berbasis naratif yang mengangkat isu Duck Syndrome dengan sasaran utama mahasiswa di Surabaya. Game dirancang dalam format kasual fantasi, menggabungkan unsur interaksi ringan, mini-game, dan eksplorasi yang merefleksikan gejala serta dinamika dari Duck Syndrome. Metode yang digunakan adalah metode 5W dan 1H, berdasarkan studi literatur dan wawancara dengan para ahli psikologi dan konselor universitas. Diharapkan melalui permainan ini, pemain dapat lebih sadar akan kesehatan mental, mengenali gejala yang muncul, dan terdorong untuk mengambil langkah sederhana dalam mengelola tekanan psikologis.