Login
Login
Analisa kinerja reksadana saham Indonesia dengan metode Sharpe, Treynor, Jensen dan M2 periode 2010-2019
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kinerja reksadana saham dengan menggunakan Sharpe, Treynor, Jensen dan M2. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 57 reksadana saham pada tahun 2015-2019 dan 29 reksadana saham tahun 2010-2019. Penggunaan 5 tahun dan 10 tahun adalah untuk melihat kinerja reksadana saham pada jangka menengah dan jangka panjang. Kinerja reksadana saham akan dibandingkan dengan LQ-45 dan IHSG untuk menemukan underperform atau outperform terhadap kinerja pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika melihat tahun 2015-2019 dengan benchmark LQ-45, 11 reksadana saham outperform dengan menggunakan Sharpe, Treynor dan M2 dan 12 Reksadana saham outperform dengan menggunakan Jensen. Dengan menggunakan benchmark IHSG ditemukan bahwa 4 reksadana saham outperform dengan menggunakan Sharpe, M2 sedangkan 5 reksadana saham outperform dengan menggunakan Treynor dan Jensen dari 57 sampel reksadana saham. Jika melihat kinerja tahun 2010-2019 maka 10 reksadana saham outperform dengan menggunakan Sharpe dan M2 dan 15 reksadana saham outperform dengan menggunakan Treynor dan Jensen dengan benchmark LQ-45. Pada benchmark IHSG ditemukan bahwa 0 reksadana saham outperform dengan menggunakan Sharpe dan M2, sedangkan 3 reksadana saham outperform dengan menggunakan Treynor dan 2 Reksadana saham outperform dengan menggunakan Jensen dari 29 sampel reksadana saham.
Program Finance And Investment
Universitas Kristen Petra
2021
Indonesian
S1
Skripsi No. 37010664/MAN/2021; Andreas (D11170038)
Similar collections by subject
Close
Download QR code