Stadion sepak bola internasional di kota Sorong
Perancangan Stadion Sepak Bola Internasional di Kota Sorong merupakan upaya penyediaan fasilitas olahraga berstandar internasional yang mampu mendukung penyelenggaraan pertandingan sepak bola, pembinaan atlet, serta aktivitas masyarakat. Perancangan ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya stadion yang memenuhi standar internasional di Kota Sorong, sehingga diperlukan sebuah fasilitas yang tidak hanya memenuhi aspek fungsi dan teknis, tetapi juga mampu menghadirkan identitas arsitektur yang mencerminkan karakter budaya lokal. Pendekatan perancangan menggunakan prinsip arsitektur kontekstual dengan mengadaptasi filosofi Noken Papua sebagai dasar pembentukan konsep bangunan. Nilai-nilai kebersamaan, perlindungan, fleksibilitas, dan kekuatan yang terkandung dalam Noken diterjemahkan ke dalam pembentukan massa bangunan, rancangan fasad, organisasi ruang, serta pengelolaan kawasan sehingga mampu menciptakan keterpaduan antara fungsi bangunan dengan identitas budaya Papua. Hasil perancangan berupa stadion sepak bola berkapasitas 50.000 penonton yang dilengkapi fasilitas pertandingan, lapangan latihan, ruang VIP dan VVIP, area komersial, plaza publik, serta sistem struktur dan utilitas yang mendukung operasional bangunan sesuai kebutuhan stadion modern. Melalui penerapan konsep tersebut, stadion diharapkan mampu menjadi fasilitas olahraga yang representatif, meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan sepak bola di wilayah Papua Barat Daya, sekaligus menjadi ikon Kota Sorong yang memperkuat citra daerah melalui pendekatan arsitektur yang kontekstual.