Login
Login
Fasilitas produksi kreatif kelompok idola di Jakarta
Fragmentasi proses produksi kelompok idola di Jakarta menjadi permasalahan utama dalam perancangan ini. Kegiatan audisi, pelatihan, rekaman, produksi visual, manajemen talenta, promosi, dan interaksi publik masih cenderung berlangsung di lokasi yang terpisah, sehingga menimbulkan ketidakefisienan waktu, biaya, koordinasi, serta kontrol kualitas produksi. Perancangan ini bertujuan menghadirkan Fasilitas Produksi Kreatif Kelompok Idola di Jakarta sebagai one stop production house yang mampu mengintegrasikan seluruh rantai kerja kelompok idola dalam satu sistem bangunan terpadu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan spasial menggunakan teori Designing Creative Space oleh Katja Thoring, dengan pembacaan ruang berdasarkan jenis aktivitas kreatif, yaitu personal, collaboration, presentation, making, dan intermission, serta kualitas spasial yang mendukung kreativitas pengguna. Konsep utama yang diterapkan adalah Layered Creative Fabric, yaitu susunan fungsi berlapis berdasarkan tingkat akses, privasi, dan kebutuhan teknis, sekaligus keterjalinan ruang kreatif yang mendukung alur kerja produksi secara menyeluruh. Hasil perancangan berupa fasilitas produksi kreatif di kawasan koridor Senopati, Jakarta, yang mengintegrasikan zona publik, kantor, audisi dan pelatihan, produksi musik, produksi tari, produksi visual, serta servis dalam satu organisasi ruang yang efisien dan terkontrol. Perancangan ini diharapkan mampu mendukung produktivitas, kolaborasi, kualitas produksi, serta pembentukan identitas budaya populer Indonesia dalam ekosistem industri kreatif kelompok idola.
Program Studi Arsitektur
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S1
Laporan Perancangan Arsitektur No. 00024724/ARS/2026; Christopher Vincent Boentoro (B12220032)
Similar collections by subject
Close
Download QR code