Login
Login
Fasilitas pemberdayaan masyarakat perkebunan sawit di Sampit
Perancangan Fasilitas Pemberdayaan Masyarakat Perkebunan Sawit di Sampit merupakan upaya menghadirkan wadah pemberdayaan masyarakat yang merespons tingginya ketergantungan ekonomi pada sektor perkebunan sawit serta terbatasnya akses terhadap pelatihan keterampilan dan pengembangan potensi komoditas lokal. Perancangan menggunakan pendekatan Behavioral Architecture dengan konsep Community-Based Ecological Empowerment, yang menempatkan ruang sebagai media pembentukan perilaku belajar, berkolaborasi, dan berproduksi. Proses perancangan dilakukan melalui identifikasi potensi komoditas lokal, analisis tapak, studi perilaku masyarakat, serta sintesis konsep ke dalam program ruang, organisasi kawasan, karakter ruang, dan sistem bangunan. Hasil perancangan berupa kawasan pemberdayaan yang mengintegrasikan fungsi pelatihan, workshop pengolahan, sentra komoditas, pasar tradisional, ruang komunal, hunian sementara, rumah anak, serta lanskap produktif yang saling terhubung melalui sistem sirkulasi yang mendukung interaksi sosial. Pendekatan perilaku diterjemahkan ke dalam tiga karakter ruang, yaitu observatif, kolaboratif, dan produktif, sehingga setiap ruang mampu mendorong proses pembelajaran secara bertahap melalui pengalaman spasial. Selain itu, kawasan dirancang adaptif terhadap kondisi tapak melalui penerapan retention pond, sistem panggung, pemanfaatan material lokal, serta sistem utilitas yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Perancangan ini menunjukkan bahwa arsitektur tidak hanya berfungsi sebagai wadah aktivitas, tetapi juga sebagai media pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat melalui ruang yang kontekstual, produktif, dan berkelanjutan.
Similar collections by subject
Close
Download QR code