Perancangan multi-functional evening wear menggunakan konsep recycle sebagai ornamen creative fabric
Tren fast fashion ini berkontribusi pada peningkatan limbah tekstil dan emisi karbon, mendorong gaya hidup konsumtif hingga pemborosan bahan dalam proses produksi. Untuk mengatasi hal tersebut, perancangan ini mengusulkan untuk menerapkan konsep sustainable fashion melalui penerapan recycle dan multi-functional fashion. Sisa kain dari hasil proses produksi desainer “Jeanneth Cristie” didaur ulang menjadi creative fabric cords, sementara busana multi-functional dirancang agar bisa diubah menjadi beberapa model, sehingga mengurangi akan kebutuhan pakaian berlebih. Perancangan ini menggunakan pendekatan analisis design thinking. Dengan demikian, hasil perancangan koleksi ARTERIAL yang terinspirasi dari arteri manusia ini mampu mengurangi permasalahan limbah tekstil.