Menjelajahi faktor-faktor penentu perbedaan laba akuntansi dan pajak: studi tentang praktik pelaporan pajak perusahaan tambang di Indonesia
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi book-tax differences (BTD) pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BTD terjadi ketika terdapat perbedaan antara laba yang dilaporkan dalam laporan keuangan dengan laba yang digunakan untuk menghitung kewajiban perpajakan. Penelitian ini menguji pengaruh variabel independen seperti return on asset (ROA), effective tax rate (ETR), interest coverage ratio (ICR), penghasilan kena pajak (TI), dan aktiva atau kewajiban pajak tangguhan (DTA/DTL) terhadap BTD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Spearman untuk menguji hubungan antar variabel. Data yang digunakan diambil dari laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, dengan sampel yang dipilih sebanyak 100 laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menemukan hubungan negatif antara laba kena pajak dan BTD, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan laba kena pajak yang lebih tinggi cenderung memiliki perbedaan yang lebih kecil antara laba yang dilaporkan dalam laporan keuangan dengan yang dilaporkan untuk tujuan perpajakan. Selain itu, hubungan positif ditemukan antara DTA/DTL dan BTD, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan kewajiban atau aset pajak tangguhan yang lebih besar cenderung memiliki BTD yang lebih besar.