Optimalisasi throughput produksi multi-produk CT-VT dengan pendekatan terintegrasi theory of constraints dan six sigma
Tantangan berupa variasi routing produk, perbedaan cycle time, dan ketidakpastian permintaan yang memicu terjadinya bottleneck dinamis serta menyebabkan throughput lini produksi CT-VT di PT TRANSFORMATOR belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan throughput produksi multi-produk CT–VT. Untuk mencapai tujuan ini, TOC dan Six Sigma akan diintegrasikan ke dalam satu pendekatan. Metode yang digunakan kualitatif-kuantitatif (mixed approach) berbasis TOC Thinking Processes. Dimana Current Reality Tree (CRT) digunakan untuk menentukan akar masalah, Conflict Resolution Diagram (CRD) membuat solusi (injection), dan Future Reality Tree (FRT) memvalidasi kondisi sistem masa depan. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Available-to-Promise berbasis kapasitas bottleneck, buffer kapasitas dan buffer material, penerapan SMED, dan pengambilan keputusan kapasitas berbasis TOC dapat secara signifikan meningkatkan throughput produksi CT–VT dari 385 unit/bulan menjadi 808 unit/bulan. Pendekatan yang diusulkan berguna dan relevan untuk sistem produksi multi-produk dengan ketidakpastian permintaan. Hal ini dikarenakan integrasi TOC dan Six Sigma memastikan fokus perbaikan berada pada area yang paling berdampak sekaligus menekan variasi proses di area constraint.