Login
Login
Analisis pemilihan kontraktor EPC pada proyek PLTU dengan metode fuzzy AHP dan VIKOR
Pembangunan infrastruktur energi merupakan salah satu fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pemilihan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang tepat agar pelaksanaan konstruksi dapat berjalan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan kontraktor EPC pada proyek PLTU menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR). Metode Fuzzy AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan aspek, kriteria, dan sub-kriteria berdasarkan penilaian expert judgment dari panitia tender, sedangkan metode VIKOR digunakan untuk menentukan urutan peringkat alternatif kontraktor EPC dengan solusi paling ideal. Aspek pemilihan kontraktor EPC dibagi menjadi dua kelompok, yaitu aspek komersial yang mencakup kriteria harga dan finansial, serta aspek teknis yang mencakup kriteria waktu, sumber daya, kemampuan teknis, kemampuan manajemen, reputasi. Hasil penelitian menunjukkan aspek komersial memiliki bobot lebih tinggi dibandingkan aspek teknis. Berdasarkan hasil pembobotan, kriteria finansial, harga, dan waktu merupakan kriteria paling menentukan, dengan sub-kriteria utama kemampuan finansial, harga tender, kecepatan pelaksanaan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan, pengalaman pada proyek serupa, dan project approach kontraktor. Berdasarkan analisis VIKOR, kontraktor EPC yang direkomendasikan sebagai alternatif paling ideal dalam proyek PLTU ini adalah Kontraktor D.
Similar collections by subject
Close
Download QR code