Perencanaan tebal perkerasan lentur dengan substitusi sebagian agregat oleh reclaimed asphalt pavement berdasarkan metode analisa komponen
Peningkatan pembangunan infrastruktur terutama jalan, mendorong pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) sebagai material substitusi agregat alam dalam campuran aspal beton (Laston) yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan 25% RAP terhadap Koefisien Kekuatan Relatif dan penentuan tebal lapisan AC-WC, AC-BC, serta AC-Base berdasarkan Metode Analisa Komponen (MAK). Melalui pengujian karakteristik material dan uji Marshall, ditentukan Kadar Aspal Optimum (KAO) pada komposisi 75% agregat alam dan 25% RAP untuk menghitung koefisien kekuatan relatif tiap lapisan dengan target Indeks Tebal Perkerasan (ITP) rencana sebesar 14,81. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi 25% RAP cenderung menurunkan nilai koefisien pada lapisan AC-BC (dari 0,390 menjadi 0,350) dan AC-Base (dari 0,415 menjadi 0,410), meskipun terdapat peningkatan tipis pada lapisan AC-WC (dari 0,349 menjadi 0,352). Penurunan nilai koefisien ini berimplikasi pada perlunya penambahan ketebalan lapisan guna mempertahankan kekuatan struktural yang direncanakan, di mana total tebal Laston yang dibutuhkan mencapai 27,15 cm. Secara keseluruhan, penggunaan 25% RAP dinyatakan layak secara teknis.