Pengembangan model organizational resilience di industri pelayaran domestik
Industri pelayaran merupakan industri yang heavy assets terutama dalam pengadaan kapal, sarana dan prasarana depo serta beragam hard investment di heavy equipment and workshop. Oleh karenanya, pemain di industri ini harus memiliki kekuatan modal yang sustained, kuat serta kemampuan mitigasi risiko yang tinggi. Dalam sejarah industri pelayaran, operasional perusahaan pelayaran sehari-hari membutuhkan agility yang sangat tinggi karena kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam hitting bottom line profitability. Untuk itu, perusahaan pelayaran perlu sekali memiliki resilience dalam organisasi mereka agar bisa bertahan dalam waktu yang sangat panjang. Dengan memakai Structural Equation Modelling, penelitian ini mengembangkan model organizational resilience dengan variabel laten yang berbasis strategi balanced scorecard untuk mengetahui strategi terbaik untuk bisa diimplementasikan di industri pelayaran domestik. Dari model yang dikembangkan bisa diketahui strategi terbaik yaitu cost leadership, pengembangan kompetensi sesuai jabatan dan digitalisasi.