Gaya kepemimpinan transformasional CSO dan kinerja keberlanjutan di perusahaan terbuka berorientasi ekspor di Asia Timur
Penelitian ini menganalisis mengenai pengaruh keberadaan Chief Sustainability Officer (CSO) dengan gaya kepemimpinan transformasional terhadap Sustainability Performance (SP) pada perusahaan terbuka berorientasi ekspor di Asia Timur. Dengan menggunakan purposive sampling, diambil total 70 perusahaan (350 pengamatan) periode 2017-2018 dan 2022-2024 sebagai sampel penelitian. Pengambilan data berasal dari laporan tahunan dan keberlanjutan dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model melalui GRETL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan CSO dengan gaya kepemimpinan transformasional memiliki hubungan positif signifikan dengan SP yang menandakan penunjukan struktural harus disertai dengan kualitas kepemimpinan untuk bisa mengoptimalkan dampak strategis CSO dalam meningkatkan keberlanjutan. Keterbatasan penelitian terletak pada perusahaan terbuka berorientasi ekspor di Asia Timur dengan pengukuran gaya kepemimpinan berbasis sekunder. Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah sebagai sampel, menggunakan data primer, dan menambahkan variabel lain yang memperkuat. Penelitian ini memperluas Upper-Echelons Theory dan Stakeholder Theory dengan menegaskan pentingnya kemampuan kepemimpinan yang strategis dalam mendukung peran CSO untuk meningkatkan keberlanjutan perusahaan.