Fasilitas retreat hortikultura di kota Batu
Gangguan kecemasan pada masyarakat urban, khususnya remaja dan dewasa muda, menjadi permasalahan kesehatan mental yang semakin meningkat akibat tekanan kehidupan perkotaan dan keterbatasan akses terhadap ruang pemulihan yang mendukung kesejahteraan psikologis. Perancangan ini bertujuan menghadirkan Fasilitas Retreat Hortikultura di Kota Batu sebagai sarana pemulihan non-klinis melalui pendekatan terapi hortikultura yang mengintegrasikan interaksi manusia dengan alam ke dalam pengalaman ruang. Metode perancangan dilakukan melalui analisis kebutuhan pengguna, studi literatur mengenai terapi hortikultura dan wellness tourism, serta analisis tapak yang meliputi aspek aksesibilitas, kebisingan, air hujan, view, dan potensi lingkungan sekitar. Hasil perancangan berupa fasilitas retreat yang menerapkan prinsip Active, Passive, Social, dan Vocational Horticultural Therapy melalui pengolahan zoning, tata massa, lanskap, sirkulasi, serta penggunaan elemen alami yang mendukung proses restorasi psikologis. Fasilitas ini terdiri atas area rumah kaca, workshop, dining, ruang komunal, dan cottage yang dirancang untuk menciptakan pengalaman ruang yang tenang, restoratif, dan mendorong keterhubungan pengguna dengan alam. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemulihan kesehatan mental non-klinis sekaligus memperkuat identitas Kota Batu sebagai destinasi wellness tourism berbasis pertanian dan lingkungan alami.