Fasilitas antisipasi dan terapi pada anak dan remaja di Mojokerto
Perancangan fasilitas kesehatan gangguan mental di Kota Mojokerto yang mengintegrasikan fungsi kuratif untuk perawatan pasien anak dan remaja terdampak dengan tingkat keparahan mild, moderate, dan severe dan dan fungsi antisipasi untuk edukasi serta pencegahan, menanggapi peningkatan prevalensi gangguan mental, rendahnya pemahaman publik, dan stigma buruk di Indonesia. Ruang lingkup desain mencakup perumusan program ruang, zonasi fungsional, dan manajemen alur sebagai bagian dari rencana besar unit kesehatan jiwa rumah sakit. Metode perancangan menggabungkan pendekatan healing architecture untuk menjembatani kebutuhan area kuratif (ketenangan dan privasi) dan area antisipasi (keterbukaan dan edukasi), serta evidence based design yang didukung studi literatur, wawancara dengan psikiatri, dan studi banding fasilitas serupa untuk merancang alur rujukan, alur pasien, dan alur tenaga medis sesuai pedoman rumah sakit dan standar klinis yang relevan. Hasil yang diperoleh menghasilkan konsep zonasi yang memisahkan dan menghubungkan fungsi kuratif dan antisipasi, berbagai program layanan seperti terapi privat, terapi kelompok, terapi renang. Lalu program edukasi sekolah, seminar untuk masyarakat, serta diagram alur rujukan, alur pasien, alur tenaga medis, dan rekomendasi ruang terapi. Desain diharapkan menurunkan angka gangguan mental pada anak dan remaja serta meningkatkan peluang mereka untuk masa depan yang lebih baik.