Kinerja lingkungan melalui intensitas emisi gas rumah kaca: peran moderasi dalam pengaruh tanggung jawab sosial perusahaan terhadap penghindaran pajak
Tujuan – Penelitian ini menguji pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap praktik penghindaran pajak (Tax Avoidance) di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina selama periode 2012-2022. Secara spesifik, penelitian ini menyelidiki peran moderasi kinerja lingkungan (Environmental Performance). Desain/Metodologi/Pendekatan – Sampel penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan non-keuangan di bursa efek lima negara ASEAN. Tax Avoidance diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan CSR diukur dengan CSR Strategy Score dan Environmental Performance diukur dengan GHG Intensity Growth Rate. Untuk menguji hipotesis, penelitian ini menggunakan model regresi data panel dengan Gretl. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara kinerja CSR dan Tax Avoidance. Temuan ini mendukung bahwa komitmen CSR yang tulus tidak sejalan dengan praktik pajak yang agresif. Lebih lanjut, Environmental Performance memperkuat pengaruh negatif tersebut, yang mengindikasikan konsistensi antara klaim tanggung jawab lingkungan dengan pemenuhan kewajiban sosial melalui pajak. Originalitas/Nilai – Studi ini menyajikan bukti empiris kuat mengenai pengaruh negatif CSR dan Tax Avoidance dalam konteks multi-negara ASEAN. Dengan memperkenalkan Environmental Performance sebagai moderasi, penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja CSR yang tinggi terutama didukung oleh Environmental Performance yang kuat dapat menjadi indikator perilaku pajak yang lebih bertanggung jawab.