Studi motivasi solo traveler perempuan Indonesia
Fenomena solo traveling di kalangan perempuan Indonesia semakin meningkat, namun terdapat kesenjangan dimana peningkatan tren ini terjadi di tengah kuatnya norma patriarki yang memberi batasan ruang gerak serta kemandirian perempuan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi perempuan Indonesia untuk berwisata mandiri guna berlibur (leisure), bersantai serta melakukan kegiatan rekreatif lainnya dengan kerangka push-pull factors. Subjek penelitian mencakup 6 informan perempuan Indonesia yang sudah berpengalaman solo traveling independen (merencanakan rute dan reservasi sendiri tanpa paket kelompok), dipilih melalui purposive sampling untuk variasi demografi seperti usia, pekerjaan, dan family life cycle. Metode deskriptif kualitatif diterapkan via in-depth interview semi-terstruktur, dianalisa menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (kondensasi, display, verifikasi) dengan triangulasi sumber, metode dan peneliti untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi solo traveler perempuan Indonesia didominasi oleh faktor push berupa Quest for Freedom & Independence, serta faktor-faktor pull berupa Destination Attributes Supporting Independence, dan Novelty. Penelitian ini juga mengungkap temuan baru bahwa paparan konten media sosial serta aksesibilitas anggaran (budget) juga memotivasi perempuan Indonesia untuk melakukan solo traveling. Implikasi studi memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku industri pariwisata dan pemangku kebijakan dalam merancang produk wisata yang mampu meningkatkan loyalitas solo traveler perempuan Indonesia, serta menyediakan ekosistem pariwisata yang aman agar dapat memperluas pertumbuhan pasar solo traveler perempuan Indonesia.