Pesatnya pertumbuhan sektor logistik, khususnya pada layanan Courier, Express, and Parcel (CEP), menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung aktivitas e-commerce. Hal ini mendorong perlunya peningkatan layanan yang sesuai dengan preferensi pelanggan. Layanan yang relevan dan responsif menjadi kunci dalam memenangkan persaingan pasar yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi pelanggan terhadap layanan logistik dan sustainability layanan logistik, dengan mempertimbangkan lima dimensi layanan logistik, yaitu Personal Service, Technical Service, Operational Service, Delivery Time, dan Price of Delivery, serta tiga dimensi sustainability, yakni layanan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala likert yang disebarkan kepada 136 responden pengguna e-commerce di Surabaya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa Operational Service menjadi layanan paling diprioritaskan dalam layanan logistik, sedangkan layanan sosial menempati urutan tertinggi dalam sustainability logistik. Uji Wilcoxon Signed Ranks Test mengindikasikan terdapat perbedaan signifikan antara preferensi terhadap layanan logistik dan sustainability logistik, yang berarti pelanggan menilai salah satu di antara keduanya penting. Analisis demografi lebih lanjut mengungkapkan bahwa generasi Y (29-44 tahun), perempuan, dan lulusan S1 memiliki tingkat preferensi sustainability yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi perusahaan logistik dalam mengembangkan layanan yang selaras dengan kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung praktik keberlanjutan lingkungan.