Penelitian ini bertujuan menganalisis serta memvalidasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat pembelian ulang (Repurchase Intention) mobil listrik (EV Car), khususnya peran attitude, subjective norms, dan perceived behavioral control (PBC) yang dimoderasi oleh trust. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 150 responden yang merupakan pengguna mobil listrik di Indonesia, data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa attitude, subjective norms, dan PBC secara positif dan signifikan mempengaruhi Repurchase Intention, dengan PBC diidentifikasi sebagai prediktor terkuat. Secara krusial, Trust terbukti memiliki peran moderasi positif yang signifikan, secara efektif memperkuat pengaruh semua konstruk TPB terhadap Repurchase Intention. Implikasi dari studi ini menekankan bahwa dalam upaya mempertahankan loyalitas konsumen mobil listrik, strategi pemasaran harus difokuskan pada peningkatan persepsi kemudahan penggunaan (PBC) dan pembangunan kepercayaan yang kokoh (trust) terhadap teknologi dan produsen.