Perancangan kampanye pentingnya budaya membacakan buku untuk anak demi meningkatkan literasi
Tingkat literasi Indonesia masih tergolong rendah secara global, salah satunya disebabkan oleh rendahnya budaya membacakan buku kepada anak yang kini banyak tergantikan oleh pemberian gadget oleh orang tua. Padahal, masa kanak-kanak adalah periode paling penting bagi perkembangan kognitif dan bahasa yang dapat diperkuat melalui aktivitas literasi sejak dini. Berdasarkan temuan tersebut, dibuatlah perancangan kampanye sosial bernama Waktu Bercerita, yang bertujuan memberikan informasi dan edukasi kepada orang tua mengenai dampak positif dari aktivitas membacakan buku. Pesan kampanye ini didasari oleh pendekatan berdasarkan harapan orang tua terhadap karakteristik dan keterampilan anak, sebagai sudut pandang utama. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif untuk menggali pemahaman, kebiasaan, dan kebutuhan orang tua terkait literasi anak, yang kemudian menjadi dasar dalam merancang strategi kampanye. Penelitian ini memaparkan proses perancangan kampanye Waktu Bercerita sebagai strategi komunikasi visual dalam mendukung budaya literasi di lingkungan keluarga.