Perancangan kampanye "Cerita Tanpa Luka" sebagai media partisipatif bagi anak
Perundungan merupakan permasalahan sosial yang masih menjadi perhatian serius, terutama di lingkungan pendidikan. Kampanye anti-perundungan sering kali kurang efektif karena minimnya partisipasi anak-anak sebagai target utama. Kampanye “Cerita Tanpa Luka” dirancang sebagai pendekatan berbasis partisipasi anak untuk memberdayakan mereka dalam melawan perundungan melalui media seni. Kampanye ini diwujudkan dalam bentuk pameran seni yang melibatkan anak-anak sebagai pencipta karya, memungkinkan mereka untuk berbagi pengalaman dan menyuarakan pendapatnya. Studi ini bertujuan untuk merancang konsep kreatif kampanye yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan sikap terhadap perundungan, dengan harapan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan aman bagi anak-anak di Surabaya