Kemajuan teknologi yang maju membuat banyak orang tua menjadikan media digital sebagai solusi instan dalam mengasuh anak generasi Alpha. Tanpa disadari, penggunaan media digital yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menghambat perkembangan sosial emosional anak, yang mencakup kemampuan mengenali emosi, berinteraksi, dan merespons lingkungan. Banyak orang tua belum memahami dampak jangka panjang dari kebiasaan ini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perkembangan sosial emosional anak melalui perancangan kampanye sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar masalah dan menggali insight sebagai dasar penyusunan strategi kampanye yang tepat sasaran.