Login
Login
Identifikasi bahaya penilaian risiko dan pengendalian risiko di industri plastik: studi kasus di PT Yanasurya Bhaktipersada
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, terutama pada industri plastik yang memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan mesin bersuhu dan bertekanan tinggi serta aktivitas manual. Tingginya insiden kecelakaan di PT Yanasurya Bhaktipersada dalam lima tahun terakhir, termasuk 57 kecelakaan kerja pada tahun 2025, menunjukkan perlunya evaluasi terhadap penerapan K3. Kejadian disebabkan oleh unsafe action dan unsafe condition, yang diperburuk oleh lemahnya pengawasan prosedur keselamatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi pengendalian di area permesinan. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Penilaian risiko menggunakan parameter likelihood dan severity, sementara strategi pengendalian disusun berdasarkan Hierarchy of Control. Penelitian menemukan 46 potensi bahaya, terdiri atas 6 kondisi tidak aman dan 40 tindakan tidak aman, dengan 23.92% berada pada kategori high dan 76.08% pada kategori extreme. Setelah pengendalian diusulkan, tingkat risiko diprediksi menurun menjadi 2.17% high, 78,26% medium, 19,56% low. Temuan ini menunjukkan bahwa metode HIRARC efektif dalam menurunkan risiko kecelakaan dan mendukung penerapan K3 yang lebih preventif.
Not available
Program Studi Teknik Industri
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S1
Skripsi No. 03022736/IND/2025; Andro Kenandra Nugraha (C13220053)
Similar collections by subject
Close
Download QR code