Membaca interaksi simbolis dalam video musik “Billy Christian - How could I be”
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi simbolik dalam video musik How Could I Be karya Billy Christian dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana simbol-simbol visual dan interaksi antar pemeran membentuk pengalaman emosional audiens serta menyampaikan pesan naratif tanpa penggunaan banyak dialog verbal. Penelitian dilakukan di Surabaya pada periode Februari hingga Juni 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggabungkan analisis visual dan interpretasi makna simbolik. Data utama diperoleh melalui observasi langsung terhadap video musik, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari wawancara, literatur akademik, dan respons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual seperti warna, properti, ekspresi wajah, dan gestur tubuh digunakan secara strategis untuk merepresentasikan perasaan kehilangan, harapan, dan kedekatan emosional. Video musik ini juga memperlihatkan bagaimana simbol dapat digunakan sebagai sarana komunikasi emosional yang efektif dalam narasi singkat. Penelitian ini merekomendasikan kajian lanjutan terhadap peran simbolisme dalam media audiovisual sebagai pendekatan kreatif dalam menyampaikan emosi dan makna secara mendalam.