Pemodelan perkuatan lentur balok beton bertulang menggunakan sistem hybrid bonded FRP (HB-FRP)
Perkuatan lentur balok beton bertulang merupakan kebutuhan penting dalam rekayasa struktur, terutama untuk bangunan yang mengalami peningkatan beban, kerusakan material, atau perubahan fungsi. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah sistem Externally Bonded Fiber Reinforced Polymer (EB-FRP). Namun, metode ini memiliki kelemahan utama yaitu risiko kegagalan debonding antara FRP dan beton. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan sistem Hybrid Bonded FRP (HB-FRP) yang menggabungkan adhesi perekat dengan angkur mekanis guna meningkatkan kekuatan ikatan dan efektivitas perkuatan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem HB-FRP pada balok beton bertulang menggunakan pendekatan Finite Element Method (FEM) berbasis Cohesive Zone Model (CZM). Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak ANSYS Workbench 2025R1. Model kalibrasi dan validasi dilakukan berdasarkan hasil pengujian laboratorium dari literatur terdahulu, untuk memastikan akurasi simulasi terhadap kondisi nyata. Berdasarkan hasil simulasi, penelitian ini menghasilkan rumus koreksi untuk model bond EB-FRP dan HB-FRP dalam memprediksi kapasitas ultimit (𝑃𝑢) dengan akurasi lebih baik. Model balok EB-FRP memprediksi (𝑃𝑢) dengan rata-rata 1,15 ± 0,18, sedangkan balok HB-FRP sebesar 1,21 ± 0,25. Studi parametrik menunjukkan torsi angkur memiliki pengaruh paling signifikan terhadap peningkatan kapasitas lentur.