Login
Login
Optimalisasi ketersediaan alat bantu kerja untuk memenuhi permintaan mekanik di PT X
Ketersediaan alat bantu kerja (special tool) yang memadai merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran proses servis kendaraan di PT X. Namun, sistem pencatatan manual yang masih digunakan menyebabkan kesulitan dalam mengidentifikasi special tool yang paling sering dipinjam dan dalam menentukan jumlah alat yang optimal untuk menjamin efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 15 special tool dengan tingkat peminjaman tertinggi serta menentukan jumlah optimal masing-masing alat guna meningkatkan service level dan mengurangi biaya akibat keterlambatan pekerjaan mekanik. Metode yang digunakan meliputi pembuatan sistem pencatatan berbasis perangkat lunak untuk mengolah data peminjaman selama 60 hari, perhitungan safety stock untuk estimasi awal kebutuhan alat, serta simulasi Cost-Benefit Analysis (CBA) guna menentukan jumlah alat yang mampu memberikan service level optimal dengan biaya total yang paling efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 15 special tool yang dianalisis belum mencapai jumlah optimal. Melalui pendekatan CBA, ditemukan bahwa jumlah ideal dari tiap special tool berkisar antara 3 hingga 5 unit, berbeda dari estimasi safety stock awal yang cenderung lebih tinggi. Implementasi jumlah optimal ini mampu meningkatkan service level hingga 95-100% serta menghemat biaya operasional secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan inventory alat bantu kerja secara lebih efisien dan berbasis data di masa mendatang.
Program Otomotif
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Skripsi No. 04011579/MES/2025; Matthew Jeffrey Rudijanto (C12210017)
Similar collections by subject
Close
Download QR code