Perancangan media pembelajaran toy photography
Toy photography merupakan salah satu bentuk fotografi yang menampilkan mainan sebagai subjek utama dengan pendekatan visual dan naratif. Di kalangan kolektor, khususnya penggemar Gunpla (Gundam Plastic Model), aktivitas ini menjadi media ekspresi yang tidak hanya menekankan pada estetika visual, tetapi juga storytelling. Namun, banyak kolektor pemula mengalami kesulitan dalam memahami elemen dasar toy photography seperti posing, exposure, angle, lighting, dan storytelling karena keterbatasan referensi pembelajaran yang mudah dipahami dan diakses. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran toy photography dalam bentuk video pendek vertikal yang ditujukan bagi kolektor pemula, terutama remaja usia 15–25 tahun. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan strategi 5W+1H. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara dengan komunitas Gunpla. Media pembelajaran dikembangkan dengan format video seri menggunakan pendekatan PEALS (Posing, Exposure, Angle, Lighting, Storytelling) dan dipublikasikan di platform digital seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts agar mudah diakses. Hasil perancangan menunjukkan bahwa video pendek dengan visual yang menarik dan narasi langsung mampu menyampaikan konsep toy photography secara efektif kepada target audiens. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media edukatif yang mendukung peningkatan kualitas fotografi kolektor mainan serta memberikan kontribusi pada pengembangan konten kreatif di bidang desain komunikasi visual.