Marketing Public Relations (MPR) merupakan suatu aktivitas pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan citra positif yang baik. Brand ambassador adalah seseorang yang berfungsi sebagai representasi atau wajah dari suatu brand. Penggunaan selebriti terkenal sebagai brand ambassador saat launching produk baru dapat meningkatkan daya tarik dan perhatian publik secara signifikan. Salah satunya penggunaan girl group K-Pop sebagai perwakilan dari brand sudah menjadi fenomena tersendiri. Red Velvet merupakan girl group Korea Selatan yang telah berkarir di dunia musik selama 10 tahun sejak debutnya pada 2014. Azarine Cosmetic menunjuk Red Velvet sebagai brand ambassador produk makeup series. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas Red Velvet sebagai brand ambassador produk makeup series Azarine Cosmetic. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner online melalui google form yang disebarkan kepada 100 responden dengan skala likert. Teknik penarikan sample purposive sampling sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam memilih responden yang mengisi kuesioner. Penelitian ini mengukur efektivitas brand ambassador menggunakan teori source credibility oleh Hovland (1953) yang terbagi menjadi 3 indikator yaitu kepercayaan, daya tarik, dan keahlian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Red Velvet sebagai brand ambassador produk makeup series Azarine Cosmetic dinyatakan efektif pada teori source credibility dengan keahlian menjadi indikator yang paling tinggi karena Red Velvet memiliki pesona yang kuat sebagai brand ambassador produk makeup.