Analisis gaya desain visual iklan Wuling pada saat transisi tren kendaraan bensin menjadi elektrik
Dengan meningkatnya perhatian terhadap pemanasan global, Indonesia mendukung penggunaan kendaraan listrik. Namun, banyak masyarakat Indonesia yang masih skeptis terhadap kendaraan listrik. Oleh karena itu, dunia periklanan berperan penting dalam meningkatkan penjualan dan penggunaan kendaraan listrik. Untuk membuat kendaraan listrik menarik, diperlukan manipulasi pandangan masyarakat melalui tampilan visual, seperti komposisi warna dan bentuk. Iklan cetak di pusat perbelanjaan seperti brosur di mall masih efektif dibandingkan iklan online karena dianggap lebih legit dan terpercaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perbedaan visual antara kendaraan listrik dan bensin untuk menguatkan pesan yang disampaikan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa warna, bentuk, dan komposisi visual penting untuk menciptakan ciri khas. Responden lebih menyukai perbedaan visual antara mobil listrik dan bensin, terutama pada bentuk grill depan, aksen warna biru sebagai penanda kendaraan ramah lingkungan, dan penggunaan background realistis yang mudah dibayangkan.