Pengaruh cash condition terhadap capital structure perusahaan sektor manufaktur di Indonesia pada tahun 2015-2022
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Cash Condition terhadap Capital Structure perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2022. Cash Condition diukur berdasarkan jumlah arus kas operasi dan arus kas investasi. Sedangkan indikator Capital Structure yang digunakan adalah total debt to assets, short-term debt to assets, dan long-term debt to assets. Penelitian ini juga menggunakan Tangibility sebagai variabel kontrol. Data diolah dengan regresi data panel Stata 18 dan diuji dari berbagai kategori, yaitu berdasarkan kondisi surplus dan defisit, berdasarkan sektor, serta berdasarkan kondisi sebelum dan selama pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cash Condition memiliki pengaruh yang beragam terhadap Capital Structure pada masing-masing kategori. Cash Condition berpengaruh signifikan negatif terhadap Capital Structure perusahaan yang mengalami defisit, serta perusahaan pada sektor barang konsumsi dan aneka industri. Sementara itu, Cash Condition tidak berpengaruh signifikan terhadap Capital Structure baik sebelum maupun selama pandemi Covid-19.