Login
Login
Value relevance atas pengadopsian IFRS wajib di negara-negara berkembang yang tergabung dalam G20
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi IFRS wajib terhadap value relevance di negara berkembang G20. Studi sebelumnya telah mempromosikan adopsi wajib dalam meningkatkan kualitas informasi keuangan. Namun, hasilnya masih beragam. Oleh karena itu, peneliti ingin memberi bukti tambahan dengan melakukan pengujian pada negara berkembang di G20. Negara G20 dipilih karena anggota-anggotanya memiliki komitmen yang kuat untuk membuat implementasi IFRS berfungsi dengan baik. Value relevance dalam penelitian ini diukur dengan return yang tercermin dari nilai R-squared. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif, dengan data sekunder dari 91 perusahaan yang terdaftar dalam 2000 perusahaan terbaik versi Forbes 2017, menggunakan 20 sektor industri, dengan total sampel sejumlah 863 firm-years pada 3 tahun sebelum adopsi hingga 3 tahun setelah adopsi. Teknik analisis data yang dipakai adalah model regresi berganda software GRETL. Penelitian berguna bagi standard setter, investor, dan manajemen dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa adopsi IFRS wajib memberikan value relevance di negara berkembang yang tergabung dalam G20.
Program Studi Akuntansi
Universitas Kristen Petra
2019
Indonesian
S1
Skripsi No. 32011409/AKT/2019; Gabriella Tanjung (32415079), Jessica Novia Layadi (32415201)
Similar collections by subject
Close
Download QR code