Login
Login
Bentuk dan makna pada interior Gereja Santo Aloysius Gonzaga dan Gereja Santo Marinus Yohanes Surabaya
Gereja Katolik umumnya kaya akan penggunaan simbol-simbol. Pada bangunan gereja umumnya terkandung nilai liturgi dan unsur budaya lokal. Nilai liturgi diperoleh dari penataan ruang dengan berdasarkan nilai teologis rumah ibadat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wujud tata ruang tersebut baik secara fisik, maupun aktifitas pengguna di dalamnya. Gereja St. Aloysius Gonzaga dan Gereja St. Marinus Yohanes dipilih karena bentukannya yang sedikit berbeda dibandingkan dengan gereja Katolik umumnya yang berbentuk salib atau persegi panjang. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, membahas mengenai bentuk pada fisik bangunan sehingga ditemukan makna representasi yang ditunjukkan melalui bentukan-bentukan fisik pada bangunan memiliki fungsi dan nilai sebagai rumah ibadat, dan makna responsif yang muncul pada waktu liturgi tertentu.
Program Studi Desain Interior
Universitas Kristen Petra
2015
Indonesian
S1
Skripsi No. 00021382/DIN/2015; Angelin Ernita Palit (41411080)
Similar collections by subject
Close
Download QR code