Analisis isi kategorisasi berita pada surat kabar mengenai pemberitaan pasca peristiwa sepuluh-sepuluh di Situbondo 1996

Peristiwa sepuluh-sepuluh di Situbondo merupakan peristiwa fenomenal yang pernah terjadi di Indonesia. Dimana sebanyak 24 gereja dibakar dan di rusak, peristiwa ini juga menewaskan lima korban jiwa. Untuk pertama kalinya konflik antar umat beragama dimuat di media cetak (surat kabar). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan analisis isi kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut, dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kategorisasi berita yang digunakan oleh surat kabar dalam memberitakan pasca peristiwa sepuluh-sepuluh di Situbondo. Kategorisasi yang dipakai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah: agama, kejahatan, masalah moral masyarakat, politik dan pemerintahan, dan ekonomi.

HIZKIA SETIAWAN Thomas Santoso (Advisor 1); Astri Yogatama (Advisor 2); Jandy Edipson Luik (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 10010611/KOM/2010; Hizkia Setiawan (51405065) NEWSPAPERS; COMMUNICATION--SOCIAL ASPECTS; MASS MEDIA

Files