Hubungan energi dan penetrasi fondasi tiang menggunakan spring model

Pada pemancangan menggunakan mesin Hammer maka energi dari pukulan akan tersalurkan untuk mempenetrasikan tiang pancang. Rekaman energi pada saat pemancangan dapat dimafaatkan untuk memprediksi kecepatan proses pemancanagan. Energi pada setiap pukulan direkam melalui Pile Driving Analyzer. Dalam penelitian ini energi pukulan disamakan dengan gaya dikalikan dengan penetrasi tiang. Memanfaatkan konsep pemodelan tanah dengan spring model, data penetrasi tiang dihubungkan dengan energi pukulan. Tiang pancang yang digunakan dalam penelitian ini tertanam sekitar 40 m pada tanah yang memiliki lapisan pasir dan lempung. Friksi dan tahanan ujung tiang dimodelkan dengan spring constant, yang dikenal dengan Kurva q-z dan Kurva t-z yang menunjukkan hubungan gaya dengan penetrasi. Model kurva hubungan gaya dan penetrasi menggunakan model API (2000) dan model Reese&O’Neil (1989). Hasil menunjukkan soil spring constant memiliki hubungan erat dengan jenis dan konsistensi tanah. Hasil pemodelan energi menunjukkan bahwa model ini dapat dilakukan untuk mengestimasikan energi pukulan, namun pada kedua model, baik model API (2000) dan model Reese&O’Neil (1989) hanya sesuai pada tanah dengan N-SPT berkisar 10 hingga 30. Kedua metode, mayoritas, memberikan estimasi yang 2 hingga 3 kali lebih besar dibanding data lapangan pada tanah dengan N-SPT kurang dari 10 dan lebih dari 30

WILLIAM PURNAMA Gogot Setyo Budi (Advisor 1); Daniel Tjandra (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 00012858/SIP/2026; William Purnama (B11220027) BUILDING-ENERGY CONSERVATION; PILING (CIVIL ENGINEERING)--TESTING

Files