Perancangan interior supermarket dengan pendekatan eko - cultural

Latar Belakang: Supermarket modern kini berfungsi tidak hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai ruang yang merepresentasikan keberlanjutan dan identitas lokal. Pendekatan eco-cultural dalam desain interior mampu menciptakan pengalaman belanja yang menarik dan bermakna, sementara penerapan brand image yang tepat memperkuat daya saing di pasar retail. Metode: Perancangan menggunakan pendekatan Design Thinking yang mencakup tahapan understand, observe, point of view, ideate, prototype, test, storytelling, pilot, dan business model untuk menggali kebutuhan pengguna dan menghasilkan solusi desain yang relevan. Pembahasan: Konsep eco-cultural diterapkan melalui penggunaan material lokal, bentuk tradisional, dan prinsip ekologi, dipadukan dengan elemen brand image Samudra Supermarket guna membentuk identitas ruang yang kuat. Kesimpulan: Desain interior berbasis eco-cultural diharapkan dapat meningkatkan daya tarik, keberlanjutan, dan citra merek di tengah persaingan bisnis retail.

STANLEY SHAN Dr. Andereas Pandu Setiawan, S.Sn., M.Sn. (Advisor 1); Adi Santosa (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Karya Laporan Karya No. 00022409/DIN/2025; Stanley Shan (E11210039) INTERIOR DECORATION; SUPERMARKETS--DESIGNS AND PLANS

Files