Generasi Z tumbuh dalam era digtal yang membawa kemudahan dalam berbagai aspek keseharian hidup. Namun, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap meningkatnya gaya hidup sedentari yang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental, serta menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Kondisi ini memunculkan fenomena “Remaja Jompo”. Perancangan ini dimulai dengan meneliti akar masalah Generasi Z dengan menggunakan analisis fishbone. Hasil analisis tersebut digunakan untuk membuat konsep perancangan kampanye sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik, khususnya peregangan sebagai langkah awal menjaga kesehatan tubuh. Kampanye ini menggunakan pendekatan kreatif melalui aktivitas luring, media sosial, serta distribusi zine interaktif untuk menjangkau target audiens. Hasil evaluasi kampanye menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap isu serta kesadaran akan manfaat peregangan bagi tubuh. Selain itu, kampanye ini juga mendorong perubahan perilaku dengan meningkatnya minat untuk melakukan peregangan dalam rutinitas harian mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi visual yang ringan, menyenangkan, dan relevan dapat efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada generasi muda.