“Cerpen yang keseluruhannya ditulis pada periode 1999-2000 ini tak sekadar
kisah, namun semacam jejak sejarah.”
– widyanuari eko putra, jawa pos
AKU TAK PERCAYA BAPAK-BAPAK
ANGGOTA DEWAN,
AKU LEBIH PERCAYA KEPADA
DINDING TOILET
“Kelihaian Eka Kurniawan bercerita tampak ditopang oleh sudut pandang
dirinya terhadap drama kemanusiaan […] Menariknya, penulis mampu
menyelipkan humor segar yang tetap kuat terjalin dengan bagian-bagian lain.”
– yohanes krisnawan, kompas
“It shows Eka’s gift for startling imagery, sharp and unexpected changes of
tone, and his ‘extra-dry’ sympathy for the fellow-members of his late-Suharto
generation.”
– Benedict anderson, Indonesia