Login
Login
Dari koleksi ke komunikasi: strategi museum batik pekalongan dalam menuturkan warisan dunia
2025
Yogyakarta
(ind) Indonesian
9786231298010
Not available
Not available
Not available
Buku ini mengajak pembaca melihat Museum Batik Pekalongan dari sudut pandang yang lebih hidup dan manusiawi. Museum tidak lagi digambarkan sebagai ruang sunyi, tetapi sebagai tempat di mana cerita, emosi, dan identitas bertemu. Pengalaman para pengunjung-mulai dari ibu muda yang ingin mengenalkan budaya pada anaknya hingga pelajar/mahasiswa dan wisatawan asing yang terpesona beragam koleksi-menjadi bukti bahwa museum adalah ruang belajar yang memadukan rasa bangga, keingintahuan, dan keindahan visual.



Buku ini selain melihat objek, juga menekankan pemahaman makna. Setiap motif batik membawa jejak perjalanan budaya, hingga interaksi antarbangsa. Museum pun dipahami sebagai ruang dialog antarbudaya yang menempatkan Pekalongan dalam peta global batik. Di sinilah museum menjalankan peran penting: menghubungkan masa lalu dengan kebutuhan masyarakat modern.



Secara singkat, buku ini memperkenalkan paradigma baru museum yang lebih terbuka, partisipatif, dan kolaboratif. Konsep co-creation menjadi roh utama-pengunjung, pembatik, pelajar. desainer, hingga kurator bersama-sama menciptakan narasi yang lebih kaya. Museum Pekalongan juga sudah memanfaatkan teknologi, umpan balik digital, storytelling visual, dan ruang kreatif. Itu sebabnya museum diharapkan menjadi ruang budaya yang relevan bagi generasi kini.
xiii, 212 pages
23 cm
illustration
Not available
Access no. Call number Location Status
00087/26 746.662 Pri D Library - 7th Floor Available
00088/26 746.662 Pri D Library - 7th Floor Available
Similar collections by subject
Close
Download QR code