Evaluasi efektivitas petunjuk multisensorik (pendengaran dan perabaan) dalam navigasi di Perpustakaan Universitas Kristen Petra bagi penyandang disabilitas netra
Penyandang disabilitas netra memerlukan sistem wayfinding multisensorik untuk mendukung navigasi yang aman dan mandiri di lingkungan bangunan publik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem wayfinding multisensorik di Perpustakaan Universitas Kristen Petra serta merumuskan rekomendasi peningkatan aksesibilitas bagi pengguna disabilitas netra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Post-Occupancy Evaluation (POE) melalui observasi lapangan, checklist ADAAG 2010, dokumentasi, walkthrough, dan wawancara dengan pengguna disabilitas netra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa elemen wayfinding, seperti guiding block dan informasi audio pada elevator, telah tersedia, namun belum terintegrasi secara optimal. Kekurangan ditemukan pada signage taktil dan Braille, peta taktil, penanda titik percabangan, serta akses vertikal. Berdasarkan hasil evaluasi, direkomendasikan penguatan integrasi elemen auditori dan taktil untuk meningkatkan aksesibilitas, orientasi ruang, dan kemandirian pengguna dalam bernavigasi di lingkungan perpustakaan.