Kondisi lereng dengan kemiringan yang curam serta adanya pengaruh getaran dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh getaran terhadap kestabilan lereng tanah pasir kelempungan dengan variasi campuran pasir dan tanah lempung sebesar 70%:30%, 60%:40%, dan 50%:50% serta dengan sudut kemiringan lereng 45° dan 60°. Penelitian ini diawali dengan membentuk model lereng dengan kepadatan yang sesuai dengan pengujian Proctor. Selanjutnya, dilakukan simulasi getaran menggunakan mesin vibrator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kandungan tanah lempung dan sudut lereng mempengaruhi pola kelongsoran yang terjadi saat lereng terkena getaran. Semakin tinggi kandungan pasir maka semakin besar potensi terjadinya kelongsoran akibat berkurangnya stabilitas tanah saat mengalami getaran. Selain itu, semakin terjal lereng maka potensi longsor juga makin besar.