Penggunaan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) dalam campuran aspal emulsi dingin bergradasi rapat merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan material perkerasan jalan serta mengurangi ketergantungan terhadap agregat alam. Namun, pemanfaatan RAP berpotensi memengaruhi kinerja campuran, khususnya pada aspek kekuatan, karakteristik volumetrik, dan ketahanan terhadap pengaruh air. Di sisi lain, abu kayu sebagai limbah biomassa memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pengisi (filler) dalam campuran aspal emulsi dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar abu kayu sebagai filler terhadap stabilitas Marshall dan ketahanan kelembapan campuran aspal emulsi dingin bergradasi rapat (CAEBR) berbasis RAP. Pengujian yang direncanakan meliputi pemeriksaan karakteristik material, pembuatan benda uji, pengujian Marshall, serta uji kuat tarik tidak langsung (ITS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar RAP 60% memberikan kinerja paling seimbang dari sisi stabilitas, Marshall Quotient, dan parameter volumetrik. Penambahan abu kayu 2% meningkatkan ketahanan campuran terhadap air, ditunjukkan oleh kenaikan nilai ITS basah dan TSR, sehingga kombinasi campuran 40% agregat + RAP 60% dan abu kayu 2% menghasilkan campuran yang stabil, volumetrik proporsional, dan tahan terhadap kelembapan.