Asam garam: naskah film pendek adaptasi cerpen karya Dee Lestari tentang perjalanan melalui duka
Karya kreatif naskah film pendek adaptasi cerpen Asam Garam karya Dee Lestari mengeksplorasi tentang kehilangan dan dampaknya dalam hidup seseorang, perjalanan melalui duka, dan bagaimana mengatasi duka hingga tahap penerimaan. Hal-hal tersebut dielaborasi dalam sebuah naskah film pendek menggunakan teori kehilangan dan tahapan duka oleh Kübler-Ross (2014), serta model proses ganda duka cita oleh Stroebe dan Schut (1999). Naskah film pendek ini juga diciptakan dengan prinsip-prinsip adaptasi Hutcheon (2006) dan Desmond & Hawkes (2006). Cerita berfokus pada Gaspar, seorang wartawan skeptis yang sedang berduka atas kematian ayahnya ditugaskan mewawancarai seorang pemilik kedai populer yang menjual garam hitam misterius di Papua yang dapat membuat siapa pun menangis tanpa sebab. Pertemuannya dengan pemilik kedai justru membuat dirinya pelan-pelan dapat menerima kehilangan. Cerita ini menunjukkan bahwa kehilangan ganda dapat membawa rangkaian kehilangan lanjutan yang membentuk luka batin seseorang, tahapan duka setiap individu berbeda-beda dan tidak linear serta menangis merupakan awal dari penyembuhan.