S&K berlaku: sebuah naskah film pendek tentang budaya konsumerisme
Budaya konsumerisme menyebabkan tingginya angka belanja konsumtif di Indonesia. Salah satu dampak budaya konsumerisme adalah menjamurnya penggunaan pinjaman online, dimana kecenderungan masyarakat untuk gagal bayar sangat tinggi. Dalam penelitian untuk penciptaan karya kreatif ini, penulis mengangkat isu budaya konsumerisme dan dampaknya serta cara-cara yang dapat dipakai untuk melepaskan diri dari budaya konsumerisme. Penulis mendasari karya kreatif dengan kerangka teori budaya konsumerisme dari Slater (1997) dan Baudrillard (1998). Melalui naskah film pendek, penulis menyoroti bagaimana seseorang bukan hanya menggunakan pinjaman online untuk membeli barang-barang yang diinginkan, tetapi untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi dan mendapat pengakuan dari lingkungan. Karya kreatif ini juga mengeksplorasi bentuk-bentuk konsekuensi fatal dari penggunaan pinjaman online, dimana karakter utama harus menghadapi teror akibat gagal bayar dari lawan yang lebih besar dari dugaannya, yaitu sindikat perdagangan organ tubuh berkedok pinjaman online.