Penelitian ini menganalisis pengaruh dynamic capability, absorptive capacity, organizational culture, dan organizational resilience terhadap innovation capability pada hotel bintang lima di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 84 responden yang terdiri dari manajer dan supervisor. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa dynamic capability berpengaruh signifikan terhadap absorptive capacity, organizational culture, dan organizational resilience. Organizational culture dan organizational resilience terbukti meningkatkan innovation capability, sedangkan absorptive capacity tidak berpengaruh langsung. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan budaya organisasi dan ketahanan operasional dalam menciptakan inovasi.