Representasi nilai 智 (Zhì) menurut ajaran Konfusius dalam novel The Last Barongsay

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kebijaksanaan (智(zhì)) dalam ajaran Konfusius direpresentasikan melalui cerita dalam novel The Last Barongsay karya Pere Sumbada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif terhadap novel untuk mengidentifikasi kutipan-kutipan yang mencerminkan nilai kebijaksanaan, yang kemudian dianalisis dengan merujuk pada teori kebijaksanaan dalam Lún yǔ (Analek Konfusius). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kebijaksanaan (智(zhì)) direpresentasikan secara kompleks melalui sikap dan tindakan tokoh-tokoh utama, terutama Babah Hon, Budi, Aden, dan Ga'ank. Representasi nilai (智(zhì)) terwujud dalam berbagai aspek, seperti kemampuan untuk memahami orang lain, kejujuran akan pengetahuan yang dimiliki, ketenangan dan kejernihan pikiran dalam menghadapi masalah, kehati-hatian dalam berbicara, ketepatan dalam bertindak, serta semangat untuk terus belajar dan merefleksikan pengalaman. Babah Hon, sebagai tokoh utama, digambarkan sebagai sosok yang bijaksana, tenang, empatik, dan mampu mengambil keputusan yang matang untuk menjaga harmoni keluarga dan komunitasnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah novel The Last Barongsay berhasil merepresentasikan nilai kebijaksanaan (智(zhì)) menurut ajaran Konfusius yang masih relevan dengan konteks kehidupan masa kini.

CHRISTABEL KESUMA Jessica Nondolesmono (Advisor 1); Elisa Christiana (Examination Committee 1); Budi Kurniawan, S.Kom., B.A., M.Hum. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 01010259/CHI/2026; Christabel Kesuma (A12200001) CONFUCIAN EDUCATION; CONFUCIAN ART

Files