Perancangan interior café yang inklusif menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan ruang yang nyaman dan dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan berbagai kelompok usia lainnya. Pendekatan desain universal menawarkan prinsip-prinsip perancangan yang menekankan kesetaraan akses, fleksibilitas penggunaan, kemudahan pemahaman, serta keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang Café Boon Kantin dengan menerapkan prinsip desain universal untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Thinking. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan desain universal pada Café Boon Kantin dapat meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan pengguna tanpa mengurangi nilai estetika dan fungsi ruang. Implementasi desain ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan café yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.