Login
Login
Perancangan interior ruang terapi Wisma Alma dan ruang tinggal Wisma Shanti Buana dari Panti Asuhan Bhakti Luhur berbasis healing environment
Masyarakat umum masih beranggapan bahwa proses pemulihan kesehatan hanya dapat dicapai melalui metode medis, padahal faktor psikologis juga memainkan peran penting untuk mendukung kesembuhan pasien. Penelitian bertujuan mengembangkan area terapi yang ditujukan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Panti Asuhan Bhakti Luhur, dengan pendekatan desain yang memfasilitasi kebutuhan sensorik, emosional, dan pertumbuhan kognitif mereka. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya menciptakan lingkungan fisik yang mendukung terapi secara menyeluruh, terutama bagi anak yang mengalami gangguan dalam komunikasi, sensori, dan perilaku. Tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana merancang ruang terapi yang tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendesain ruang terapi dengan memperhatikan prinsip lingkungan yang mendukung kesembuhan serta desain yang inklusif. Metode yang digunakan adalah design thinking melalui 9 tahapan yaitu, understand, observe,point of view,ideate, prototype, test,story telling, pilot,dan business model. Penggunaan elemen-elemen seperti furnitur yang sesuai ukuran anak, nuansa alami, warna yang hangat, pencahayaan yang lembut memberikan efek positif pada kenyamanan dan efektivitas terapi. Tiap ruang didesain untuk memenuhi fungsinya, mulai dari stimulasi verbal, motorik, hingga relaksasi yang nyaman dan aman.
Program Interior Design And Styling
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Laporan Karya
Laporan Karya No. 00022388/DIN/2025; Jonathan Prawira Putra Hartono (E11210013)
Similar collections by subject
Close
Download QR code