Proyek konstruksi perumahan sangat bergantung pada estimasi biaya yang akurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Proyek Perumahan X di Surabaya dengan menggunakan dua pendekatan: harga satuan yang ditetapkan kontraktor dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2024 yang dikeluarkan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan biaya signifikan antara kedua pendekatan dan pekerjaan yang menyebabkannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menghitung biaya proyek total dari kedua pendekatan dan membandingkan perbedaan antara masing-masing pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan standar AHSP 2024, RAB berdasarkan harga satuan kontraktor turun 17,94%. Beberapa pekerjaan utama memiliki perbedaan biaya yang paling signifikan. Meskipun biaya material untuk pondasi pile cap, yang terdiri dari besi beton dan beton ready-mixed, lebih tinggi pada harga kontraktor, efisiensi yang signifikan terjadi pada pekerjaan lainnya. Harga kontraktor pada pekerjaan pemadatan tanah turun sebesar 76,15%, balok struktur turun 25,6%, dan plesteran dan acian turun sebesar 53,98%. Produktivitas tenaga kerja lapangan yang lebih tinggi daripada koefisien standar AHSP 2024 adalah penyebab utama perbedaan ini. Jadi, AHSP 2024 dan estimasi biaya kontraktor sangat berbeda. Harga kontraktor terbukti lebih efisien karena disesuaikan dengan kondisi produktivitas tenaga kerja yang sebenarnya.